Manusia memang pada
hakikatnya tidak bisa lepas dari penderitaan. Dan sudah tentu manusia dan
penderitaan saling berhubungan. Sekarang mari kita membahas apa itu penderitaan
terlebih dahulu.
Penderitaan merupakan
sebuah pengembangan kata dari kata derita. Derita itu sendiri berarti sesuatu
yang menyusahkan yang ditanggung dalam hati. Penderitaan terbagi atas 2 macam,
yaitu fisik dan psikis.
Penderitaan fisik merupakan
penderitaan yang langsung dirasakan oleh tubuh. Penderitaan fisik dapat
dicontohkan seperti tubuh yang sakit karena menderita suatu penyakit, tubuh
yang kedinginan saat hawa sedang dingin, tubuh yang mengalami kekerasan dari
orang lain.
Penderitaan psikis, tentu
penderitaan psikis tidak sama dengan fisik. Penderitaan psikis lebih dirasakan
oleh hati dan pikiran kita sendiri, dan tidak semua orang bisa mengetahuinya. Bisa
dikatakan penderitaan teresebut penderitaan yang tersirat. Kita dapat
mencontohkan penderitaan tsb, seperti seseorang yang sedih karena selalu
dimarahi, selalu merasa tidak percaya diri karena sering di bully.
Penderitaan memang tidak
dapat dihindari. Kita sebagai manusia memang sudah kodratnya harus selalu
mengalami penderitaan. Tetapi kita
sebagai manusia juga harus bisa mengahadapi penderitaan tsb. Cara mengahadapi
dan dampak penderitaan pada setiap orang tentu tidak sama. Ada orang yang
selalu menerima penderitaan tsb tanpa menanganinya atau malah semakin kalut
dalam penderitaannya karna dibiarkan saja. Ada juga yang tidak bisa mengadapi
penderitaan tsb atau putus asa dan makin memperparah penderitaannya. Selain itu
ada juga orang yang bisa menghadapi penderitaan dan mencari solusinya sehingga
penderitaan tsb bisa terselesaikan atau hilang. Kita sebagai manusia memang
selalu dituntut untuk bisa menghadapi penderitaan yang selalu ada pada diri
kita. Penderitaan dimata manusia akan berbeda-beda, walaupun sama-sama
mengalami penderitaan yang sama.
Penyebab penderitaan bisa
dari mana saja. Contohnya dari perbuatan buruk orang lain, dari lingkungan,
bahkan dari diri kita sendiri.
Manusia sudah diberikan
akal oleh Tuhan, maka dari itu kita harus bisa menghadapi dan mencari solusi
atas penderitaan tsb. Bukan malah larut dalam penderitaannya. Tuhan memberikan
penderitaan terhadap kita bukan tanpa sebab, pasti disetiap penderitaan ada
hikmahnya dan kita harus mencari hikmah dibalik sebuah penderitaan agar hidup
kita bisa lebih baik dari sebelumnya. Dan
jangan lupa untuk selalu bersyukur karena jikalau kita tidak pernah bersyukur
penderitaan bisa saja akan selalu menimpa kita.
Kita dapat contohkan sebuah
kasus , seseorang yang selalu menderita karena kemiskinan. Dan selalu mengeluh
atas penderitaannya tsb.
Solusinya adalah dia harus berkerja
keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan selalu optimis dengan apa yang
dikerjakannya. Dia harus yakin bahwa suatu saat dia akan hidup lebih sejahtera
dari sebelumnya. Tetapi ia tidak boleh harus mengejar materi saja, sesungguhnya materi tidak menentukan
bahagianya seseorang. Selain itu ia juga harus mendekatkan diri pada Tuhan dan
meminta pada Tuhan agar bisa menghadapi penderitaannya, karena hanya Tuhan lah
yang dapat membantu kita dalam menyelesaikan sebuah masalah. Tidak hanya itu
dia harus selalu bersyukur dengan apa yang dia punya sekarang. Karena mungkin
ada orang yang lebih berat penderitaannya dari dia.
Dan kesimpulannya adalah
penderitaan tidak akan menjadi sebuah penderitaan jika kita menghadapinya
dengan sikap dan pikiran yang tenang, dan tidak terus berfikiran negative terhadap
suatu penderitaan. Kita harus yakin kalau kita bisa melewati penderitaan dan
dapat mengambil hikmah atas penderitaan. Karna dengan itu hidup kita akan lebih
bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar