Langsung ke konten utama

MATA KULIAH EKONOMI KOPERASI




Kondisi Koperasi di Indonesia Pada Saat Ini

Sebelum membahas bagaimana kondisi koperasi di Indonesia pada tahun ini mari kita bahas apa itu Koperasi. Koperasi adalah badan usaha yang dimiliki dan dijalankan oleh anggotanya untuk memenuhi kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial dan budaya. Sedangkan pengertian koperasi yang lebih formal adalah sesuai dengan Undang Undang No. 17 Tahun 2012 pasal 1, yaitu:
Koperasi: badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi.
Koperasi seringkali masih dianggap sebagian kalangan sebagai badan usaha kelas dua di Indonesia. Padahal potensi dan kekuatan koperasi yang bersumber dari anggota-anggotanya bisa menjadikan koperasi kokoh dalam menghadapi gejolak ekonomi. Jiwa gotong-royong yang ada di tubuh koperasi menjadi motor utama penggerak usaha.
Koperasi di Indonesia saat ini tidak lagi didasarkan pada kuantitas melainkan kualitas. Hal itu ditandai dengan banyaknya koperasi tidak aktif yang dibekukan atau dilikuidisasi di bawah intruksi Menteri Koperasi dan UKM.
Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Ngurah Puspayoga mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir tingkat kontribusi koperasi kepada PDB meningkat hingga dua kali lipat, di mana tahun sebelumnya kontribusi koperasi hanya bertahan di angka 1,71% kepada PDB. Sementara data hingga kuartal III-2017 menyebutkan angka kontribusi naik menjadi 4,48%.
Meskipun angka kontribusi koperasi naik, tapi jumlah persentasenya masih kecil dibandingkan dengan negara lain. Oleh karena itu, masih dibutuhkan upaya-upaya untuk meningkatkan kontribusi koperasi kepada pertumbuhan nasional. Kementerian Koperasi dan UMKM akan menggandeng pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan aktifitas koperasi.
Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM juga membuat gabungan atau holding koperasi-koperasi kecil. Adapun kontribusi anggota koperasi terhadap PDB Nasional mencapai 30,84%.
Dengan demikian, perkiraan total kontribusi lembaga dan anggota koperasi sebesar 35,32% terhadap PDB Nasional. Sedangkan kontribusi UMKM sekitar 62,57% dari total PDB.
Jadi dapat disimpulkan kondisi koperasi di Indonesia saat ini sudah berkembang dengan baik dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. Dan secara tidak langsung dapat menambah pendapatan nasional.



Perbedaan Kegiatan Bisnis yang Berbasis Koperasi dan Usaha lainnya

Dilihat Dari Proses Kegiantannya
Ditinjau dari proses kegiatan dalam usaha mencapai cita-citanya sebagai badan usaha, dapat dengan jelas terlihat perbedaan antara koperasi dan badan usaha lainnya tersebut. Dalam hubungan ini beberapa dimensi dapat digunakan sebagai variabel yang memperjelas perbedaan dimaksud yaitu antara lain :

A.      Dilihat Dari Dimensi Usaha
Dari dimensi usaha dapat ditinjau perbedaannya yaitu : Koperasi usahnya ditujukkan kepada dua sektor yakni sektor interm ( anggota ) dan sektor ekstern ( bukan anggota/umum). Sedangkan bagi badan usaha lain aspek tersebut hanya ditujukan untuk umum atau masyarakat saja.

  B.     Dilihat Dari Dimensi Ketatalaksanaan Usaha
Perbedaan koperasi dan badan usaha lainnya dilihat dari dimensi ketatalaksanaan usaha, koperasi pada prinsipnya ialah ( open management ) keterbukaan manajemen. Sebaliknya pada badan usaha lainnya dimensi ketatalaksanaan usah ini ialah bersifat tertutup. Dari dimensi dasar keyakinan usaha, maka pada koperasi labih mengutamakan pada kekuatan sendiri. Sedangkan badan usaha lainnya mendasarkan keyakinan usahnya pada kekuatan modal dan pasar.

  C.     Dilihat Dari Dimensi Kemanfaatan Usaha
Bila dilihat dari dimensi kemanfaatan usaha maka perbedaannya bahwa bagi koperasi usahanya bermanfaat bagi anggotanya dan juga masyarakat, sedangkan pada badan usaha lainnya  kemanfaatan usaha tersebut tertuju kepada pemilik modal dan masyarakat. Apabila didasarkan pada modal usaha maka koperasi mengutamakan perolehan modal usahanya dari simpanan para anggota. Sedangkan badan usaha lainnya akan memperoleh modal usahanya dari masyarakat yang membeli saham-sahamnya.

  D.    Dilihat Dari Pembagian Sisa Hasil Usaha ( keuntungan )
Dalam pembahasan keuntungan maka dalam koperasi didsarkan pada banyaknya jasa anggota sedangkan pada badan usaha badan usaha lainnya berdasarkan pada modal yang disetorkan. Demikian pula bila dilihat dari dimensi sikap keduanya terhadap pasar, pada koperasi maka dijalin koordinasi antar koperasi, sedangkan pada badan usaha lainnya sikapnya terhadap pasar ialah persaingan yang murni.

  E.     Dilihat Dari Tujuan Usaha
Terakhir perbedaan koperasi dan badan usaha lainnya ini juga jelas bila dilihat dari dimensi tujuan usaha yakni tujuan didirikannya koperasi ialah untuk memberikan pelayanan, sedangkan pada badan usaha lainnya tujuan usahnya ialah untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya.

  F.      Dilihat Dari Dimensi Kekuasaan
Koperasi dilihat dari dimensi kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijaksanaan usaha, perbedaannya bahwa dalam koperasi adan ditangan para anggota melalui alat kelengkapan koperasi yang disebut rapatan anggota tahunanan. Sedangkan dalam badan usaha lainnya kekuasaan tersebut berada pada para pemegang saham. Disamping itu bekerjanya kekuasaan tersebut didalam koperasi didasarkan pada prinsip satu orang satu suara, sedangkan bagi badan usaha lainnya hal itu atas dasar besarnya jumlah modal ( uang ) yang diinvestasikan melalui saham-saham.

  G.    Dilihat Dari Dimensi Pengawasan
Koperasi memakai prinsip demokrasi, baik langsung maupun tidak langsung, yang berarti satu orang satu suara. Adanya rapat anggota yang diadakan rutin dalam upaya kontrol terhadap pengurus dan pengelola dalam menjalankan tugas yang diamanahi anggota. Beda halnya dengan badan usaha lainnya, kontrol tidak sederajat yang merupakan efek dari hak suara ditentukan dari jumlah share yang dimilikinya. Asumsinya adalah satu investor bisa mendapat hak kontrol penuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANGKUMAN BUKU

Judul           : ANIES: Tentang Anak Muda, Impian, dan Indonesia Penulis         : Syafiq Basri Penerbit       :   NOURA BOOKS PUBLISHING ISBN           :   6023850324, 9786023850327 Tahun Terbit:   Desember 2016 Halaman       :   196 Halaman Setiap hidup seseorang pasti punya cerita dan lika liku masing masing. Sepertinya halnya Anies Baswedan. Dalam buku ini menjelaskan bagaimana kehidupan Anies Baswedan sedari kecil hingga menjadi tokoh penting di Negara ini. Dan juga menjelaskan bagaimana cara orang tuanya mendidiknya, dan juga bagaimana perjalanan ia pada saat sekolah. Isi dalam buku ini sangat menginspirasi generasi muda untuk menjadi seseorang yang gigih dalam menggapai mimpi dan harapan. Dan juga bagaimana pentingnya pendidikan ...

HOW TO RESPONSE HOAX NEWS

In the modern era, as today's technology is getting more advanced and sophisticated. So to obtain information is greatly facilitated. Not only that to disseminate information is very easy. So anybody can disseminate and get information easily. And to get information / news can be from anywhere. Like newspapers,the internet, word of mouth, etc. Because information is so easily widespread, many people can easily disseminate hoax news. And not a few one who receive the information / news directly believe that the news is true . One that causes hoax news spread start from ignorance and intention to dropped the good name of someone or an company. Then news are spread and the news became widespread. So many recipients of the news is lazy to find out the truth of the news and then they immediately disseminate again. So that hoax news can easily spread. And as the impact many parties are harmed, or feel cheated because of the hoax news. So the response that should be done is ...

The Greatest Changes I Expect in My Life for The Coming 10 years

Everyone must have hope, from children to adults. At the time of childhood will generally be asked about their hope. Like a child in generally I am from child to adulthood my expectations are always changing. And not all my expectations can be achieved. And at this moment I have a new hope again. Which is different from the hopes in the childhood. With a more mature thinking than in the past. And also with the situation of course very different from the past. Right now I have hope in the next 10 years. Now I want to work in the government. Because I think the job is very promising. And I think by working there I can meeting all the needs of my life and my family. In my position as oldest child, I must can help my family financial.  And with that I also hope to make my parent happy. In addition I hope I can make major changes to my attitude and behavior. Because I do not want my bad attitudes and behaviors there always in me. And I always try to make those changes ...